Kontak Kami         English

Penjelasan Singkat:

  • Lokakarya dua hari ini membenamkan peserta dalam dunia kreativitas dan inovasi melalui kerangka kerja Design Thinking yang terbukti. Dengan berfokus pada human-centered problem-solving dan iterative processes, peserta akan belajar cara menghasilkan solusi inovatif yang memenuhi kebutuhan pengguna. Lokakarya ini menyediakan hands-on experience dalam menerapkan Design Thinking pada tantangan dunia nyata, menumbuhkan pemikiran kreatif, kolaborasi, dan keterampilan pemecahan masalah praktis.

Creative Innovation with Design Thinking:
Pendekatan langsung
Duration:
2 Hari

Level:
Intermediate

Tujuan Pelatihan:

  • Memahami prinsip dan tahapan proses Design Thinking.
  • Menerapkan empati dan teknik penelitian yang berpusat pada pengguna untuk mengidentifikasi masalah nyata.
  • Mengembangkan solusi kreatif melalui ideasi dan pembuatan prototipe.
  • Menguji dan mengulang ide mereka untuk penyempurnaan dan skalabilitas.
  • Membangun peta jalan untuk mengimplementasikan solusi inovatif di dalam organisasi mereka.

Materi Pelatihan:

Hari 1: Mindset and Core Skills

  • Sesi 1: Pengenalan Design Thinking (1,5 jam)
    • Tinjauan umum Design Thinking dan pentingnya dalam menumbuhkan kreativitas dan inovasi.
    • Lima tahapan Design Thinking: Berempati (Empathize), Mendefinisikan (Define), Ideasi (Ideate), Membuat Prototipe (Prototype), Menguji (Test).
    • Aplikasi Design Thinking di dunia nyata dalam bisnis, pendidikan, dan teknologi.
  • Sesi 2: Empati & Mendefinisikan Masalah (2 jam)
    • Pemetaan empati: Memperoleh wawasan tentang kebutuhan pengguna dan titik kesulitan.
    • Teknik untuk wawancara pengguna dan penelitian observasional.
    • Cara mendefinisikan masalah dengan cara yang jelas dan dapat ditindaklanjuti.
    • Aktivitas kelompok: Melakukan wawancara empati dan merumuskan pernyataan masalah.
  • Sesi 3: Ideasi (2 jam)
    • Mendorong pemikiran yang berbeda melalui brainstorming dan pembuatan ide.
    • Alat untuk ideasi: SCAMPER,mind mapping, dan metode "6-3-5".
    • Memprioritaskan dan memilih ide berdasarkan kelayakan dan dampak.
    • Aktivitas kelompok: Brainstorming solusi untuk tantangan dunia nyata dan memilih ide terbaik.

Hari 2: Membuat Prototipe, Menguji, dan Menskalakan Ide

  • Sesi 4: Membuat Prototipe (2 jam)
    • Pengantar pembuatan low-fidelity prototyping: Sketsa, wireframes, dan model fisik.
    • Proses berulang: Cara membuat prototipe yang berevolusi melalui umpan balik.
    • Aktivitas praktik langsung: Peserta membuat prototipe sederhana dari ide-ide yang mereka pilih dari Hari 1.
  • Sesi 5: Menguji & Pengulangan (2 jam)
    • Cara melakukan pengujian pengguna: Mengamati interaksi pengguna dan mengumpulkan umpan balik.
    • Mengulang prototipe berdasarkan masukan pengguna untuk penyempurnaan ide.
    • Aktivitas praktik langsung: Menguji prototipe dalam kelompok kecil dan menyempurnakan berdasarkan umpan balik.
  • Sesi 6: Menskalakan & Implementasi (1,5 jam)
    • Cara bertransisi dari prototipe ke solusi yang terukur.
    • Membuat peta jalan untuk inovasi dan mengatasi potensi hambatan.
    • Mengidentifikasi key stakeholders dan membangun dukungan untuk implementasi.
    • Strategi untuk memastikan kesuksesan jangka panjang dan keberlanjutan solusi inovatif.

Target Peserta:

  • Manajer dan Pemimpin Tim yang ingin membina lingkungan kreatif dalam tim mereka.
  • Tim Pengembangan Produk yang ingin menerapkan solusi yang lebih berpusat pada pengguna.
  • Profesional Inovasi dan Desain yang mencari alat praktis untuk mendorong inovasi dalam organisasi mereka.
  • Wirausahawan dan Startup yang mencari proses kreatif dan terstruktur untuk memecahkan tantangan bisnis.
  • Siapa pun yang tertarik untuk membangun keterampilan problem-solving melalui Design Thinking dan inovasi.

Apa yang didapatkan:

  • Materi Pelatihan
  • Perlengkapan Peserta
  • Sertifikat Kursus
  • Makan Siang dan Makanan Ringan (Hanya untuk Pelatihan Publik)